Memoar

Posted: Mei 24, 2011 in Uncategorized
Tag:,

Belum aku temui teman-teman yang seindah dulu (bukan berarti mengebiri keelokan teman-temanku sekarang). Para teman yang selalu dekat di hati yang begitu sepenanggungan. Barangkali sepenanggungan itulah yang menjadi rumus pengikat kami-kami yang mencari jati diri ini. Bila mengenangnya, tentu ada haru dan gembira tersindiri. Untuk itu, aku ingin menyapanya semua: Apa kabar kalian, yang dulu kerap aku tertawai? Dan bagaimana berita kalian, yang juga sering mengejek mesra diriku dahulu? Percayalah, ibarat dalam pengkultusan sepak bola, kalian adalah taman (pemain) terbaik sepanjang masa.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s